Minggu, 19 April 2015

Tugas 2 Etika & Profesionalisme TSI



Tugas 2 Etika & Profesionalisme TSI
 
1. Jelaskan apa yang menjadi alasan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi sehingga ada orang atau pihak lain menjadi terganggu!
          Menurut saya ada beberapa alasan diantara lain, sebagai berikut :
  •  ·         Adanya niat
      Didunia cyber seperti sekarang ini yang tidak mengenal batas ruang dan waktu, yang menentukan apakah pengguna teknologi sistem informasi akan menjadi orang jahat atau baik adalah pengguna teknologi sistem informasi itu sendiri. Apakah mereka akan menyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi atau tidak bergantung pada niat / diri mereka sendiri.

  • ·         Kepentingan orang atau kelompok tersebut
     Yang kedua adalah kepentingan atau tujuan yang hendak dicapai. Beberapa orang akan melakukan cara apapun / menempuh jalan pintas dalam mencapai tujuan mereka bahkan dengan menyalahgunakan fasilitas teknologi sistem informasi.
  • Kesempatan
     Kejahatan terjadi bukan karena ada niat pelaku, tapi juga karena ada kesempatan. Kesempatan dalam penyalahgunakan fasilitas teknologi sistem informasi disini contohnya adalah kurangnya pengawasan dan regulasi untuk konten – konten tertentu dari regulator teknologi informas
  •  Kurangnya pengawasan
    Kurangnya pengawasan dan bimbingan dari orang tua dalam mendampingi anak-anaknya menggunakan layanan telematika.
 
2. Bagaimana cara menanggulangi gangguan-gangguan yang muncul karena penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi? Jelaskan!

Cara menanggulangi nya dengan cara sebagai berikut :
  •  Pembatasan Konten atau Situs

sebagai peran pemerintah yang diperbolehkan beredar di kalangan masyarakat melalui fasilitas telematika. Hal ini merupakan bagian dari pemerintah dimana dengan adanya kebijakan pembatasan konten dewasa maupun konten yang bersifat SARA supaya setiap konten yang diakses oleh masyarakat adalah konten yang positif dan bermanfaat.

  •   Penyuluhan
Diberikan penyuluhan sedini mungkin tentang penggunaan telematika secara bijak untuk menghindari dari hal-hal yang menyalahi aturan.
  • Mempunyai tenaga ahli yang handal dalam bidang penyalah gunaan fasilitas teknologi sistem informasi
Bisa dilakukan dengan cara merekrut orang yang ahli dan berpengalaman dalam menangani kasus penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi.
  • Membuat Tingkat Keamanan yang kompleks
Dengan mencari celah keamanan yang berhasil ditembus lalu menanganinya sendiri dan juga dengan cara melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib sesuai dengan UU yang berlaku.
  •  Kesadaran diri
Perlunya ini untuk tidak menyalahgunakan fasilitas teknologi sistem informasi, dengan mengikuti penyuluhan / seminar tentang menggunakan fasilitas teknologi sistem informasi secara positif dan bermanfaat.
  • Pengawasan
Melakukan pengawasan atau memperketat peraturan penyajian konten – konten yang tersedia.


3. Sebutkan salah satu kasus yang terjadi berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi, beri tanggapan akan hal tersebut!

Contoh salah satu kasus yang terjadi berkaitan dengan itu adalah

Dunia perbankan melalui Internet (e-banking) Indonesia dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain- domain dengan nama mirip http://www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain http://www.klik-bca.com, kilkbca.com, clikbca.com, klickca.com, dan klikbac.com.

Isi situs-situs plesetan ini nyaris sama. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat diketahuinya. Diperkirakan, 130 nasabah BCA tercuri datanya. Menurut pengakuan Steven pada situs bagi para webmaster di Indonesia, (http://www.webmaster.or.id) membuat situs plesetan tersebut bertujuan agar publik berhati- hati dan tidak ceroboh saat melakukan pengetikan alamat situs (typo site), bukan untuk mengeruk keuntungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar